Seorang entrepreneur harus memiliki kemampuan untuk berfikir kreatif
serta imajinatif ketika ada sebuah peluang usaha dan bisnis baru.
Namun
disamping itu seorang entrepreneur harus dapat memberdayakan dirinya
untuk kebaikan sekitarnya, bukan orang yang memanfaatkan sekitarnya
untuk kepentingan dirinya.
Kelebihan Menjadi seorang entrepreneur yaitu :
- Memiliki Kesempatan untuk mewujudkan cita-cita.
- Memiliki Kesempatan untuk menciptakan perubahan.
- Untuk mencapai potensi penuh Anda.
- Untuk menuai keuntungan yang mengesankan.
- Memberikan kontribusi kepada masyarakat dan mendapatkan pengakuan untuk usaha Anda.
- Dapat melakukan apa yang disukai dan dapat memanfaatkan hasilnya untuk kabaikan..
# Perkaya diri dengan ide dan inspirasi
Di
era yang sangat kompetitif ini, kita diharuskan memiliki ide yang
brilian untuk memulai bisnis dan mempertahankannya. Produk yang kita
hasilkan tidak perlu baru, tetapi harus inovatif dengan memodifikasi
sesuatu yang sudah ada dan menjadikan fungsinya jauh lebih baik atau
beragam. Ide dan inspirasi memang terkadang dapat datang dengan
sendirinya, namun cara terbaik adalah dengan mendatangkan ide dan
inspirasi itu sendiri. Bagaimana caranya? Tentu sangat mudah. Perkaya
wawasan dengan membaca, mengikuti seminar atau workshop mengenai technopreneurship, atau berbincang dengan para technopreneur
secara langsung. Hal-hal tersebut kita sadari atau tidak akan
menimbulkan suatu ide orisinal yang dapat kita kembangkan sebagai bisnis
kita sendiri.
# Rencanakan dengan matang akan tetapi lakukan dengan cepat
Seorang technopreneur harus mampu menganalisis pasar,
mendesain suatu produk, membuat strategi pemasaran, menentukan harga dan
target pasar, menyusun struktur organisasi, serta memegang tanggung
jawab terhadap seluruh proses bisnis. Kemampuan itulah yang harus
dimiliki entrepreneur secara umum dalam membuat suatu rancangan bisnis (business plan).
Tetapi tentu rencana itu tidak akan menjadi kenyataan apabila tidak
diwujudkan. Jadi, mulailah secepatnya atau bahkan sekarang juga.
Mulailah dari hal-hal yang mudah dan sederhana seperti mencari
inspirasi, mendesain produk atau membuat strategi promosi.
# Tambahkan value pada produk
Produk yang kita hasilkan bisa saja sama persis dengan wirausahawan
lain. Tetapi ada satu hal yang membuat suatu produk tertentu lebih
disukai dan lebih laris dibandingkan produk lainnya yang serupa, yaitu
nilai (value). Value yang kita dapat tambahkan kepada produk kita tentunya beragam dan sesuai dengan inovasi dan kreativitas masing-masing technopreneur. Perlu diingat, value yang dijelaskan di sini bukanlah mengenai harga (price) melainkan suatu nilai tambah. Sebagai contoh kita dapat menambahkan suatu value pendidikan sains dan teknologi pada mobile games yang kita kembangkan dan kita jual di beragam application store. Hal tersebut tentu akan menambah nilai jual produk, terutama kepada masyarakat yang menginginkan game yang tidak hanya sekedar menghibur tetapi juga edukatif.
Tentu ada sangat banyak pelajaran yang bisa saya bagi dari beragam pengalaman menarik saya seputar dunia technopreneurship.
Tetapi untuk saat ini saya rasa beberapa hal yang sudah saya rangkum
dalam artikel ini mampu mewakili kiat-kiat yang dapat saya dan Anda
implementasikan demi meraih impian dan cita-cita menjadi seorang technopreneur. Sungguh banyak hal yang dapat kita raih dengan menjadi technopreneur. Tidak hanya untuk kepuasan atau meraih kesuksesan pribadi kita semata. Tetapi dengan menjadi seorang entrepreneur
kita juga turut berkontribusi meningkatkan taraf hidup masyarakat
Indonesia dengan menghasilkan lapangan pekerjaan dan membangun
perekonomian sekaligus teknologi Indonesia.



0 comments:
Post a Comment