KARYA TULIS ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS

Thursday, March 6, 2014
BISNIS FOTOGRAFI MAKANAN
ABSTRAK
Karya ilmiah ini berjudul “BISNIS FOTOGRAFI MAKANAN”  yang bertujuan memberi gambaran tentang pengertian bisnis fotografi makanan dan cara menjalankan bisnis fotografi makanan. Hasil menunjukkan bahwa bisnis fotografi makanan adalah sebuah kegiatan bisnis yang dilakukan secara online. dengan  menggunakan gadget yaitu salah satu modal di bisnis fotografi makanan ini yang pertama kali wajib dimiliki . Bukan berarti harus memiliki kamera yang mahal, yang penting adalah kita tau cara memotret dan tekniknya. Teknik bisa dipelajari secara individu yaitu dengan cara pergi keluar rumah, memotret halaman, binatang kecil yang ada didepan rumah seperti semut dll. Dan jika hasil potretan tidak terlalu bagus bisa diper indah dengan photoshop Juga bersikaplah dengan penuh hormat saat memotret orang atau tempat. Dari bisnis fotografi makanan ini juga dapat menghasilkan uang yang menjanjikan dimana para pengusaha makanan banyak yang ingin menunya lebih disukai pelanggan dan tidak bosan untuk setiap hari datang ke tempat tersebut.


ISI
Tahukah anda bahwa sekarang industri kuliner berkembang dengan begitu pesatnya? Saya kurang tahu momentum apa yang menyebabkan usaha kreatif di bisnis kuliner ini makin digemari. Mungkin karena makin
hari makin banyak orang yang doyan makan. Tapi yang jelas, peluang usaha baru terus di bidang kuliner ini terus bermunculan.

Lihat saja berapa buah di tiap harinya restoran dan kaki lima baru bermunculan. Mau restoran dengan harga makanan selangit atau kaki lima dengan menu merakyat hamper nggak pernah habis. Selalu muncul dengan ide segar dan konsep yang baru.

Perkembangan industri kuliner juga nggak luput dari pantauan media. Majalah dan tabloid kuliner makin banyak saja, baik yang berbentuk cetak maupun yang elektronik.

Buat anda yang hobinya masak dan tukang makan, so pasti seneng banget sama perkembangan ini.. Soalnya anda sekarang jadi punya kebebasan untuk memilih makanan. Apa saja ada, tidak seperti dulu… terbatas dengan satu dua pilihan saja.

Termasuk pilihan saat anda hendak mengambil peluang usaha baru. Ada nih, satu usaha kreatif yang kayaknya jarang diambil orang. Padahal peluang usaha baru yang satu ini hasil dari side efek maraknya industri kuliner tadi.

Apa itu ? bisnis fotografi masakan!! Bisnis kreatif dan unik ini menawarkan jasa fotografi untuk masakan dan hal-hal yang berkaitan dengan makanan. Usaha kreatif ini potensial banget loh… Prospeknya joss gandos dan masih segar. Duitnya juga segar, hahaha…

Saya katakan segar karena usaha kreatif bisnis photography makanan ini belum lama muncul di Indonesia. Meski ilmu tentang fotografi masakan atau Food Photography termasuk menu klasik, tapi yang menekuninya dalam bentuk bisnis atau usaha yang pro masih jarang. Nggak percaya ? Coba Tanya teman anda yang jago fotografi? Mesti jarang yang serius “main” di dunia ini.  

Kayaknya yang memanfaatkan ilmu ini buat bisnis masih dikit, baru ngetrend sekitar 3 tahunan terakhir. “Terus potensialnya dilihat dari mana dok?”… Dari permintaannya lah Animo pengusaha kuliner yang butuh foto buat masakannya tuh tiap hari makin banyak.

Mau tahu kenapa? Karena yang namanya restoran mau tidak mau pasti memajang gambar masakannya di buku menu, di dinding restoran dan di papan reklame mereka. Buat daya tarik dan kuliner juga pasti memuat gambar masakannya sebagai pelengkap menu dan resep yang mereka tampillkan.

Gimana jadinya kalau majalah atau tabloid yang menampilkan resep masakan tau menu makanan yang nggak nampilin foto masakannya? Hambar rasanya kan? Atau misalkan anda buka jasa aqiqah atau buka warung nasi goring kambing kemudian yang anda pasang gambar ekor kambingnya? Nggak lucu kan? Selain itu, gambar ekor kambing tadi juga menyalahi teori marketing ala Tung Desem.

Gini, di dunia bisnis kuliner termasuk usaha makanan ringan, sebisa mungkin Anda harus mampu merangsang panca indera orang agar alam bawah sadar mereka mengatakan bahwa “Ya ampun… makanan ini kelihatan lezat banget !! Gua makan ah…”. Entah rangsangannnya dari indera mata atau indera pembauan. Pokoknya gimana caranya deh…

Bahkan isunya, ada beberapa franchise kuliner barat yang menggunakan parfum berbau makanan yang dimasak pada saat restorannya buka. Coba anda pikir, masak iya ada ayam goring yang baunya hingga ke jalan raya, wkwkwkwk….

Back to the topic… Darimana mereka dapatkan semua foto masakan ini? Saya rasa tidak lebih dari 10% chef dan ahli masak punya kemampuan fotografi makanan. Jadi jelas para chef dan para pengusaha kuliner butuhkan jasa fotografer professional untuk membuat foto masakan mereka agar terlihat “menggoda”.

Jadi jangan heran kalau harga dari jasa dari usaha fotgrafer makanan bisa mencapai jutaan. Ada orang yang beranggapan bahwa memoto makanan itu lebih susah dari pada foto-foto yang lainnya. Contohnya jika anda mau memoto produk es krim, cahayanya harus benar-benar pas. Kalau kepanasan lightingnya atau kelamaan anda motonya, esnya bisa mencair. Tau sendiri kan?    

Nah, bagaimana sebenarnya sih caranya menjalankan peluang bisnis fotografi yang kreatif ini?
Mungkin beberapa tips dari Jerry Aurum, seorang pakar Food Photography bisa sedikit membantu anda.
1.     Gadget
Salah satu modal di usaha fotografer adalah gadget, yaitu kamera dan perangkatnya, laptop dengan software pendukung dan team work. Walaupun anda baru menjalankan bisnis fotografi pemula, siapkan dana untuk itu. Tidak perlu mahal… asalkan anda punya kemampuan, peralatan yang simple pun bisa memberikan anda hasil yang memuaskan.                                            
2.     Portofolio
Buat portofolio dari hasil jepretan anda. Portopolio adalah hal yang wajib saat anda memulai bisnis fotografi. Jangan lupa beri watermark dan siaplah berpromosi terutama di dunia maya.
3.     Promosi via Langsung dan via Blogging      
Promosikan segera karya anda. Bisa langsung atau dengan blogging. Khusus untuk blogging, cara kedua ini adalah sara promosi anda yang sangat efektif. Bisa jadi strotage buat portofolio anda. Sekalian menjalankan bisnis fotografi online gitu.
4.     Pameran
Jangan ragu untuk ikut berbagai pameran, festival atau event-event yang berkaitan kare karya dan “jadi diri” bisnis photography anda butuh dikenal banyak pihak.
5.     Profesional
Satu hal yang utama, klien anda adalah seorang professional pada bidangnya. Jadi anda juga harus bisa menunjukan profesionalitas anda. Karena hal yang satu ini mempunyai penilaian khusus dimata klien anda. Biasanya chef atau pengusaha kuliner yang puas dengan hasil jepretan anda dengan sukarela akan menyebut nama anda ketika rekannya membutuhkan jasa yang serupa.
www.amikom.ac.id
BY : MUH.FADLY 13.11.7213 (S1 TI 07, 2013)
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

REFERENSI  :
www.dokterbisnis.net


                                                

0 comments:

Post a Comment